Senin, 17 Oktober 2011
Kamis, 06 Oktober 2011
HanbokQ 내 한복
Mungkin ini bukan hanbok,,,tapi karena keinginanku untuk mempunyai hanbok, maka aku sebut pakaian ini hanbok. sebenarnya aku ingin membuat roknya lebih mengembang lagi, tapi aku pikir, kalo lebih mengembang mungkin tak bisa aku pakai untuk pakaian sehari-hari. karena aku suka batik, aku membuat roknya dari batik saja. dan aku agak kecewa dengan bahan (kain) dari boleronya, seharusnya lebih mengkilap lagi,,,dan akhirnya,,,,seperti itulah hanbok rancanganQ,,
Kamis, 29 September 2011
Islam dalam K-drama
Sudah diketahui umum bahwa mayoritas penduduk Kor-Sel menganut ajaran Budha dan agama Islam adalah minoritas yang hampir tidak dikenal di Kor-Sel. Tetapi sebuah kejutan besar bagiku bahwa ternyata dalam dua (2) drama korea terbaru, yaitu Scent of a Woman dan Protect The Boss.
Scent of a Woman tayang di SBS, 23 Juli 2011 - 11 Sept 2011 dan cerita tentang Islam tayang di episode pertama drama ini melalui tokoh Andy Wilson, seorang pianis Kor-Sel yg beragama Islam. Dalam drama ini Islam dikenalkan melalui makanan, yaitu sebagai agama yang penganutnya dilarang makan makanan yang mengandung babi dan hanya makan makanan (daging) yang disembelih secara halal. Aku suka bagian ini, karena menurutku ini termasuk pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh masyarakat umum (non-muslim). Di episode ini juga diceritakan tentang bagaimanakah memperoleh daging yang halal dari cara penangkapan ayam (dalam drama ini hewan yang dicontohkan adalah ayam), penyembelihan hingga pengemasan yang mempunyai sertifikat halal.
Sedangkan dalam drama Protect The Boss, Islam disinggung di episode 2 saat menunjukkan pemeran utama wanita drama ini telah berdoa dalam berbagai agama. Sebenarnya aku tidak suka pencitraan Islam di drama ini, karena sebenarnya berdoa, yang dalam drama ini adalah sholat, tidak dapat dilakukan oleh sembarangan orang (non-muslim). Dari dua drama tersebut, aku lebih suka pengenalan tentang Islam di drama Scent of a Woman. Selain durasinya yg lebih lama, cara penyampaiannya pun mudah dipahami. Tapi secara keseluruhan aku cukup senang Islam mulai dikenal di negeri Ginseng ini,, credit: - www.pelangidrama.net - www.kimchidramas.net
Scent of a Woman tayang di SBS, 23 Juli 2011 - 11 Sept 2011 dan cerita tentang Islam tayang di episode pertama drama ini melalui tokoh Andy Wilson, seorang pianis Kor-Sel yg beragama Islam. Dalam drama ini Islam dikenalkan melalui makanan, yaitu sebagai agama yang penganutnya dilarang makan makanan yang mengandung babi dan hanya makan makanan (daging) yang disembelih secara halal. Aku suka bagian ini, karena menurutku ini termasuk pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh masyarakat umum (non-muslim). Di episode ini juga diceritakan tentang bagaimanakah memperoleh daging yang halal dari cara penangkapan ayam (dalam drama ini hewan yang dicontohkan adalah ayam), penyembelihan hingga pengemasan yang mempunyai sertifikat halal.
Sedangkan dalam drama Protect The Boss, Islam disinggung di episode 2 saat menunjukkan pemeran utama wanita drama ini telah berdoa dalam berbagai agama. Sebenarnya aku tidak suka pencitraan Islam di drama ini, karena sebenarnya berdoa, yang dalam drama ini adalah sholat, tidak dapat dilakukan oleh sembarangan orang (non-muslim). Dari dua drama tersebut, aku lebih suka pengenalan tentang Islam di drama Scent of a Woman. Selain durasinya yg lebih lama, cara penyampaiannya pun mudah dipahami. Tapi secara keseluruhan aku cukup senang Islam mulai dikenal di negeri Ginseng ini,, credit: - www.pelangidrama.net - www.kimchidramas.net
Selasa, 13 September 2011
Sunset di Bukit Bintang
Pemandangan kota Yogyakarta saat matahari terbenam, dilihat dari Bukit Bintang yg terletak di Jl. Wonosari, sebelah timur kota Yogyakarta
Senin, 06 Juni 2011
jadi diri sendiri aja!
Siapa sih yg g pengen kulitnya putih? Sebagian besar dari kita pasti pengen dong…. Apalagi sekarang baru Korean wave, pasti kalo liat personil SNSD yg putih & mulus jd ngiri,,,Yeah…kulit orang Korea, Jepang dan China yg putih-putih emang bikin ngiri kita orang Indonesia yg berkulit cokelat cenderung hitam~ㅋㅋㅋㅋㅋ Mungkin karena banyaknya keinginan itu, maka sekarang banyak banget produk kecantikan yang menawarkan dapat memutihkan kulit, walau sebenarnya aku tidak yakin dengan hasilnya ;-( ~kita kan pada dasarnya memang berkulit sawo matang jadi mau dibagaimanakan ya tetap saja akan balik ke warna aslinya~
Salah satu produk yang banyak menjanjikan kulit putih adalah sabun mandi. Bahkan untuk menawarkan produknya mereka tak segan menambahkan keterangan bahwa produknya (atau ramuannya) berasal dari Jepang, Korea atau China dengan maksud agar konsumen berpikir jika memakai produk mereka maka kulitnya akan menjadi seperti orang-orang dari Negara tersebut. Dan,,untuk mendukung iklan mereka, kemasan produk mereka pun ada yang disertai dengan tulisan/huruf dari Negara tersebut. Kita dapat dengan jelas melihat hal ini di produk sabun mandi S*****’i. Produk tersebut menggunakan nama yang mirip bahasa Jepang, dalam kemasan produk tersebut pun dengan jelas menuliskan huruf-huruf Jepang dan menggunakan ikon model orang Jepang.
Lalu,,apakah ada yang salah dengan cara penawaran seperti itu atau dengan produk S*****’i?? MenurutQ tidak ada salahnya kok,,,,itu merupakan salah satu siasat marketing aja. Tapi aku merasa penasaran aja, terutama dengan S*****’I, apa benar asli dari Jepang? Penasaran,,aku pernah bertanya langsung sama orang Jepang, apa benar ada produk S*****’I disana dan arti kata itu apa? Dan dia menjawab tidak tahu kalau ada produk itu di negaranya dan tidak tahu arti kata s*****’I karena tidak ada dalam kosakata bahasanya.
Pada kunjungan selanjutnya di Indonesia, orang Jepang yang aku tanyai itu dan teman-temannya membawakan sabun mandi yang asli berasal dari Jepang. Nama produknya COW. Hahaha~pertama kali lihat,,”aneh, kenapa namanya COW? Di Indonesia pasti enggak laku coz takut ntar jadi putih mirip sapi ;-D”. Kenapa bisa terlintas kalimat itu di pikiranku? Bisa juga kan dinamakan seperti itu karena berasal dari susu sapi? Karena kemasan sabun mandi itu sederhana banget,,modelnya pun sapi dan kata-kata yang aku mengerti hanya Cow , beauty soap dan made in Japan, selebihnya memakai bahasa dan tulisan Jepang ㅠ.ㅠ Sabunnya sendiri lebih padat daripada sabun mandi Indonesia pada umumnya dan lebih awet. Wangi? Tidak juga, baunya tawar, dan sepertinya aku pernah juga menemukan sabun mandi Indonesia yg mirip dengan bau ini (lupa merknya apa),,,
Sebenarnya apa maksudku membahas dua sabun itu? Bukan untuk menjelekkan atau memuji salah satu dari mereka, tapi dari dua sabun ini aku mencoba mengerti bahwa melihat sesuatu jangan dilihat dari tampilan luar atau dipengaruhi oleh orang lain,,, menjadi diri sendiri itu lebih penting, jangan menginginkan menjadi seperti orang lain karena tak ada yang diciptakan lebih jelek dari yang lainnya.
Salah satu produk yang banyak menjanjikan kulit putih adalah sabun mandi. Bahkan untuk menawarkan produknya mereka tak segan menambahkan keterangan bahwa produknya (atau ramuannya) berasal dari Jepang, Korea atau China dengan maksud agar konsumen berpikir jika memakai produk mereka maka kulitnya akan menjadi seperti orang-orang dari Negara tersebut. Dan,,untuk mendukung iklan mereka, kemasan produk mereka pun ada yang disertai dengan tulisan/huruf dari Negara tersebut. Kita dapat dengan jelas melihat hal ini di produk sabun mandi S*****’i. Produk tersebut menggunakan nama yang mirip bahasa Jepang, dalam kemasan produk tersebut pun dengan jelas menuliskan huruf-huruf Jepang dan menggunakan ikon model orang Jepang.
Lalu,,apakah ada yang salah dengan cara penawaran seperti itu atau dengan produk S*****’i?? MenurutQ tidak ada salahnya kok,,,,itu merupakan salah satu siasat marketing aja. Tapi aku merasa penasaran aja, terutama dengan S*****’I, apa benar asli dari Jepang? Penasaran,,aku pernah bertanya langsung sama orang Jepang, apa benar ada produk S*****’I disana dan arti kata itu apa? Dan dia menjawab tidak tahu kalau ada produk itu di negaranya dan tidak tahu arti kata s*****’I karena tidak ada dalam kosakata bahasanya.
Pada kunjungan selanjutnya di Indonesia, orang Jepang yang aku tanyai itu dan teman-temannya membawakan sabun mandi yang asli berasal dari Jepang. Nama produknya COW. Hahaha~pertama kali lihat,,”aneh, kenapa namanya COW? Di Indonesia pasti enggak laku coz takut ntar jadi putih mirip sapi ;-D”. Kenapa bisa terlintas kalimat itu di pikiranku? Bisa juga kan dinamakan seperti itu karena berasal dari susu sapi? Karena kemasan sabun mandi itu sederhana banget,,modelnya pun sapi dan kata-kata yang aku mengerti hanya Cow , beauty soap dan made in Japan, selebihnya memakai bahasa dan tulisan Jepang ㅠ.ㅠ Sabunnya sendiri lebih padat daripada sabun mandi Indonesia pada umumnya dan lebih awet. Wangi? Tidak juga, baunya tawar, dan sepertinya aku pernah juga menemukan sabun mandi Indonesia yg mirip dengan bau ini (lupa merknya apa),,,
Sebenarnya apa maksudku membahas dua sabun itu? Bukan untuk menjelekkan atau memuji salah satu dari mereka, tapi dari dua sabun ini aku mencoba mengerti bahwa melihat sesuatu jangan dilihat dari tampilan luar atau dipengaruhi oleh orang lain,,, menjadi diri sendiri itu lebih penting, jangan menginginkan menjadi seperti orang lain karena tak ada yang diciptakan lebih jelek dari yang lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)















