Tampilkan postingan dengan label korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label korea. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Oktober 2014

Korean Kimchi ala Wi Yanti



Setelah beberapa waktu lalu nyobain bikin kimchi kok rasanya jadi pengen makan kimchi lagi ^^. Alhasil kemarin bikin kimchi lagi. Cuaca yg panas memang cocok buat makan kimchi. asam, asin pedasnya menyegarkan. Kali ini aku mau memberikan resep kimchi ya karena gk afdol kalo nama blognya aja korean kimchi tp gk ada resep kimchinya :P . Inilah korean kimchi ala Wi yanti. Resepnya adalah resep dasar kimchi, yaitu kimchi sawi. aku cari di google dan youtube dg berbagai modifikasi.



Bahan:
1 buah sawi putih besar
bahan-bahan


Bumbu:
5 sdm cabe bubuk
4 siung bawang putih, parut
1 ruas jahe, parut
1 kotak garam kasar
1 sdm garam dapur
1 sdt gula pasir
2 sdm kecap ikan

Cara membuat:
1. potong-potong sawi, lalu cuci hingga bersih
2. larutkan garam kasar ke dalam 1 liter air, kemudian rendam sawi. Diamkan hingga 6 jam.
hasil sawi setelah direndam air garam & diperas

3. setelah 6 jam, peras sawi hingga tidak ada air, sisihkan.
4. campur semua bumbu menjadi satu lalu balurkan ke sawi secara tipis merata.
sawi yg sudah dibumbui

5. setelah semua tercampur, simpan sawi yg telah dibumbui ke dalam wadah yg kedap udara. simpan di ruangan yg hangat selama 2 hari untuk proses fermentasi
setelah 14 jam fermentasi
6. selama proses fermentasi, kimchi akan mengeluarkan air. air ini bisa digunakan untuk memasak makanan yg menggunakan kimchi.


Mudah banget kan? sayurannya juga bisa ditambah lobak, wortel, daun bawang, bawang bombay dsb yg langsung dicampurkan dengan bumbu (tanpa direndam garam). untuk tingkat kepedasan juga bisa disesuaikan dengan selere. Selamat mencoba ^^

Rabu, 28 Maret 2012

Makanan Korea Menyentuh Hatiku (3 makanan Korea ingin aku coba)


Makanan Korea!!!!!!!!

Darimana datangnya cinta, dari mata turun ke hati. Mungkin pepatah itu yang sering kita dengar, tapi menurutku ada lagi, yaitu cinta datang berasal dari perut! Seorang lelaki jatuh cinta pada wanita bukan karena kecantikannya tapi karena kepandaiannya memasak. Seorang anak sejauh apapun dia pergi pasti selalu merindukan masakan ibu. Begitupula menurutku, mengenal Negara dan kebudayaannya selalu saja diawali dengan makanannya. Jika kau menyukai makanannya, maka kau akan jatuh cinta pula pada negaranya.
makan rame-rame

icip-icip
Pertama kali aku merasa benar-benar menyukai makanan Korea adalah ketika teman koreaku memasakkan makanan Korea, aku menyukainya bukan pada rasa Kimchi yg saat itu sangatlah asin, tapi pada ketulusan temanku membuatnya untuk kami. Sejak itu aku selalu menginginkan untuk mencoba makanan Korea langsung di Korea sendiri. Makanan yg pengen aku coba adalah, Bulgogi, Kimbab dan tentu saja Kimchi!
Oh ya,,,selain pengen coba makan, aku juga pengen belajar membuat makan tersebut juga loooh,,,,
Yang pertama ingin aku coba adalah Kimchi. Mengapa Kimchi? Kareana selain merupakan makanan khas
Kimchi

Korea yg paling popular, Kimchi inilah yg membuatku jatuh cinta dg rasa asin buatan temanku itu~hehehehe. Aku belum mengetahui rasa sesungguhnya Kimchi, tapi dari yg aku baca di beberapa artikel dan yg aku rasakan dr buatan temanku, kimchi mempunyai rasa asam dan pedas. Hmmmm,,,walaupun aku orang jawa, aku menyukai rasa asam dan pedas, favoritku adalah lemon tea, permen asem (permen jaman dulu) & makanan tanpa cabai/sambal rasanya serasa hambar. Sampai saat ini aku hanya bisa membayangkan dan melihat foto Kimchi, bagaimana warna kimchi yg merah pasti akan yummy,,,,dan rasa asam yg membuat air liurku menetes saat menulis ini ( lebay mode on J ). Di blog ini aku juga pernah menuliskan resep Kimchi, tapi aku belum pernah mencobanya, karena aku tak yakin dengan bahan-bahan dan cuaca di Indonesia akan menghasilkan Kimchi yg sama seperti di Korea. Setiap aku melihat drama Korea, pasti ada adegan  membuat Kimchi. Aku ingin mengalami bagaimana di bawah sinar matahari langsung tanganku sendiri melumuri berbagai sayuran dengan bumbu yg berwarna merah ditemani oleh ibu atau mertua yg mengajariku. Ah,,,,,,aku hanya bisa membayangkannya…..

Bulgogi Sapi buatanku^^

Bulgogi dengan nasi ala Yanti^^
Setelah Kimchi,,,yg aku pengen coba adalah Bulgogi. Kali ini aku pernah memasak sendiri Bulgogi saat Idhul Adha kemarin, dan ada juga postingan resep Bulgogi di blog ini. Resepnya aku dapat dari internet, dengan (sok tau) aku modifikasi sendiri, alhasil, rasanya tetap saja seperti masakan Indonesia~bwahahahaha! Karena itulah, aku ingin ke Korea merasakan langsung rasa dan bagaimana membuat rasa Bulgogi yg sebenarnya. Dan lagi aku tertarik dengan Bulgogi melalui drama Korea ^^. Meskipun aku suka rasa asam dan pedas, tetap saja aku suka makanan yg ada manisnya.
Kimbab

Yang terakhir tapi bukan yg terakhir yg pengen aku coba adalah Kimbab. Makanan ini sudah pernah aku cicipi sekali, tapi belum pernah aku coba masak, tapi aku pengen mencoba untuk membuatnya. Lagi-lagi alasannya adalah karena aku pengen dengan cara makan orang korea di drama. Mereka makan seiris kimbab dengan satu lahapan. Walaupun dengan mulut penuh, tapi kelihatannya enak. Selain itu Kimbab juga praktis untuk bekal, karena aku suka makanan bekal daripada jajan diluar. Apalagi jika bekal/ kimbab itu dibuat oleh orang yg mencintai kita.

Tentunya makanan Korea bukan hanya 3 itu yg ingin aku cicipi, kebanyakan aku sendiri tidak tau namanya. Mereka seperti kue beras seperti yg ada saat Chuseok, ada juga jajanan yg sering ada di pinggir jalan, minuman berwarna coklat yg rasanya seperti beras, ttokboki dan masih banyak lagi. YUpz,,,pada dasarnya aku memang suka makan,,dan aku ingin mengenal Korea Selatan berdasarkan makanan, karena dari makanan aku bisa mengenal karakter dari kebudayaan masyarakat suatu daerah/bangsa.


source: 
 http://korean-kimchi.blogspot.com/2011/12/bulgogi-ala-chef-yanti.html
http://korean-kimchi.blogspot.com/2011/03/resep-kimchi.html

Kamis, 06 Oktober 2011

HanbokQ 내 한복

Mungkin ini bukan hanbok,,,tapi karena keinginanku untuk mempunyai hanbok, maka aku sebut pakaian ini hanbok. sebenarnya aku ingin membuat roknya lebih mengembang lagi, tapi aku pikir, kalo lebih mengembang mungkin tak bisa aku pakai untuk pakaian sehari-hari. karena aku suka batik, aku membuat roknya dari batik saja. dan aku agak kecewa dengan bahan (kain) dari boleronya, seharusnya lebih mengkilap lagi,,,dan akhirnya,,,,seperti itulah hanbok rancanganQ,,

Senin, 06 Juni 2011

jadi diri sendiri aja!

Siapa sih yg g pengen kulitnya putih? Sebagian besar dari kita pasti pengen dong…. Apalagi sekarang baru Korean wave, pasti kalo liat personil SNSD yg putih & mulus jd ngiri,,,Yeah…kulit orang Korea, Jepang dan China yg putih-putih emang bikin ngiri kita orang Indonesia yg berkulit cokelat cenderung hitam~ㅋㅋㅋㅋㅋ Mungkin karena banyaknya keinginan itu, maka sekarang banyak banget produk kecantikan yang menawarkan dapat memutihkan kulit, walau sebenarnya aku tidak yakin dengan hasilnya ;-( ~kita kan pada dasarnya memang berkulit sawo matang jadi mau dibagaimanakan ya tetap saja akan balik ke warna aslinya~
Salah satu produk yang banyak menjanjikan kulit putih adalah sabun mandi. Bahkan untuk menawarkan produknya mereka tak segan menambahkan keterangan bahwa produknya (atau ramuannya) berasal dari Jepang, Korea atau China dengan maksud agar konsumen berpikir jika memakai produk mereka maka kulitnya akan menjadi seperti orang-orang dari Negara tersebut. Dan,,untuk mendukung iklan mereka, kemasan produk mereka pun ada yang disertai dengan tulisan/huruf dari Negara tersebut. Kita dapat dengan jelas melihat hal ini di produk sabun mandi S*****’i. Produk tersebut menggunakan nama yang mirip bahasa Jepang, dalam kemasan produk tersebut pun dengan jelas menuliskan huruf-huruf Jepang dan menggunakan ikon model orang Jepang.


Lalu,,apakah ada yang salah dengan cara penawaran seperti itu atau dengan produk S*****’i?? MenurutQ tidak ada salahnya kok,,,,itu merupakan salah satu siasat marketing aja. Tapi aku merasa penasaran aja, terutama dengan S*****’I, apa benar asli dari Jepang? Penasaran,,aku pernah bertanya langsung sama orang Jepang, apa benar ada produk S*****’I disana dan arti kata itu apa? Dan dia menjawab tidak tahu kalau ada produk itu di negaranya dan tidak tahu arti kata s*****’I karena tidak ada dalam kosakata bahasanya.
Pada kunjungan selanjutnya di Indonesia, orang Jepang yang aku tanyai itu dan teman-temannya membawakan sabun mandi yang asli berasal dari Jepang. Nama produknya COW. Hahaha~pertama kali lihat,,”aneh, kenapa namanya COW? Di Indonesia pasti enggak laku coz takut ntar jadi putih mirip sapi ;-D”. Kenapa bisa terlintas kalimat itu di pikiranku? Bisa juga kan dinamakan seperti itu karena berasal dari susu sapi? Karena kemasan sabun mandi itu sederhana banget,,modelnya pun sapi dan kata-kata yang aku mengerti hanya Cow , beauty soap dan made in Japan, selebihnya memakai bahasa dan tulisan Jepang ㅠ.ㅠ Sabunnya sendiri lebih padat daripada sabun mandi Indonesia pada umumnya dan lebih awet. Wangi? Tidak juga, baunya tawar, dan sepertinya aku pernah juga menemukan sabun mandi Indonesia yg mirip dengan bau ini (lupa merknya apa),,,



Sebenarnya apa maksudku membahas dua sabun itu? Bukan untuk menjelekkan atau memuji salah satu dari mereka, tapi dari dua sabun ini aku mencoba mengerti bahwa melihat sesuatu jangan dilihat dari tampilan luar atau dipengaruhi oleh orang lain,,, menjadi diri sendiri itu lebih penting, jangan menginginkan menjadi seperti orang lain karena tak ada yang diciptakan lebih jelek dari yang lainnya.

Senin, 02 Mei 2011

Hallyu di Musik Indonesia (Boyband/Girlband

Hei,,,musik Indonesia sudah mulai terserang Hallyu!!! Walaupun aq penyuka Korea, tapi aq enggak rela bila K-Pop mempengaruhi music di Indonesia. Tapi sebenarnya g jelas juga sieh alasanku, enggak rela karena K-Pop ditiru boyband Indonesia demi sukaku ma Korea atau demi music Indonesia. Padahal aq juga enggak terlalu nge-fans banget ma K-Pop (kecuali 2NE1 & Kim Tae Woo~hehehe~), karena mereka lebih banyak mengandalkan tampang dan penampilan daripada kualitas music, dan musisi Indonesia menurutku lebih baik kemampuan musiknya (hei! Sejak kapan aq jadi ngerti music yg bagus dan enggak????). Agnes Monica aja pernah bilang gitu (walo secara tidak langsung). Baca aja cuplikan wawancara Agnes Monica yg ada di blog http://kadorama-recaps.blogspot.com/search/label/Agnes%20Monica. tapi,,,bila dibandingkan dengan musik dari band dan penyanyi beraliran melayu yg saat ini sedang ngetreand di Indonesia, seperti ST 12, Wali, D’Bagindas,dll, aq masih lebih suka ma musik Korea~hahaha
Dan siapakah pionir yg telah meniru boyband Korea di Indonesia?? Mereka adalah SM*SH (hahaha,,kaya’ merk salah satu motor ya?). Pertama kali liat mereka di acara music salah satu stasiun TV, walau cuman sekilas, tapi aq langsung tau itu mirip dengan boyband Korea. Penasaran, aq mencoba cari artikel & nonton video klip mereka, ternyata mereka mengakui kalo meniru boyband Korea dan sedang menjadi pembicaraan di dunia permusikan~hehehe. Setelah itu,,,mulai dech bermunculan boyband-boyband ala korea ini, bahkan ada girlband juga. Girlband yg paling gencar promonya adalah 7Icons dg singlenya Playboy, pertama kali dan tiap kali dengar ini lagu pasti selalu teringat I’m Busy-nya 2NE1.
Enggak salah juga sie buat niru boyband/girlband Korea, asal bisa lebih baik aja. Dan mereka memang benar-benar mempunyai kualitas musik dan vocal yg baik dan tidak hanya mengandalkan tampang dan penampilan. Selain itu juga janganlah terlalu meniru mereka, setidaknya kita (bangsa Indonesia) juga mempunyai ciri khas dan budaya sendiri yg layak juga untuk ditampilkan.
SM*SH
7icons

Sabtu, 23 Oktober 2010

Surat dari Korea


Sebenarnya bukan surat sieh,, lebih tepatnya kartu pos, aku terima kemarin sore. Pengirimnya dari teman sekaligus guru bahasa Koreaku, Park Sejin alias Laila. Pertama kali dikasih tau kalo aku dapet surat dari Korea, aku berfikir, kok cepet banget ya balasan dari temanku,,karena aku baru dua minggu yang lalu ngirim surat ke Sejin dan Hyejin. Buru-buru aku cari dan baca surat itu,,,ternyata dueng,,,,dueng,,,,! Itu surat yg dikirim sama Sejin-ah tanggal Agustus 2010. Itukan dua bulan yang lalu???? Padahal kirim surat dari Indonesia ke Korea hanya butuh 2 minggu  Jelas aja isi surat itu dan ‘basi’. Pantas aja kartu itu dah lecek, dah sampai mana aja selama 2 bulan surat itu berkelana?? ?
Kenapa sieh, kami sampai repot-repot saling berkirim surat seperti itu? Padahalkan dah ada e-mail yg lebih mudah, praktis dan cepat??? Jawabannya aku sendiri juga enggak tau~besok aku tanyain ahh~,, karena kebiasaan berkirim surat dipelopori sama guru-guru bahasa koreaku yang asli orang Korea itu sendiri. Mungkin agar kami, murid-murid mereka ini, dapat terus belajar bahasa korea ya, terutama menulis Hangeul. Walaupun repot menunggu balasan yg lama, aku senang kok berkirim surat seperti ini. Dah berapa tahun ya enggak kirim-kiriman surat ma teman? Bagiku da sensasi yang berbeda saat menanti dan membaca surat dari teman.
Kadang aku berfikir, orang Korea yg sudah maju teknologinya aja masih mau berkirim surat, kita orang Indonesia yg teknologinya belum merata mengapa sudah jarang melakukan kebiasaan berkirim surat? Dulu waktu aku masih SMP, di tiap toko alat tulis dan tempat fotokopian selalu tersedia berbagai macam kertas dan amplop untuk berkirim surat, bahkan aku sampai mengoleksinya! Sekarang?? Di toko alat tulis aja dah susah nyarinya. Waktu mo ngirim surat 2 minggu yang lalu aku berhasil nemuin di toko keempat,,itu pun bukan benar-benar kertas surat, tapi kartu ucapan . Teman kelas Koreaku bahkan ditertawakan ama pelayan tokonya gara-gara nyariin kertas surat ini~오모!

Selasa, 19 Oktober 2010

Menentukan langkah awal


Hari ini teringat peristiwa seminggu yg lalu,tgl 12 oktober 2010,,,menguras emosi dan pikiranku. Banyak hal yg terjadi di hari-hari itu. STNK motorku hilang, dah aq ubeg-ubeg seluruh rumah tp tetep g ada T.T
Tetapi bukan itu yg paling menguras emosiku, besoknya aq mau ke Solo buat daftar EPS-TOPIK, tapi aq belum minta izin ke ortuQ. Aq takut,,karena aq tau tanggapan mereka (terutama Mama) jika aq ikut tes itu pasti g diizinkan. Akhirnya,,aq memberanikan diri minta izin di saat menjelang tidur,karna aq pikir itu adalah saat yg tepat. Aq g harus mendengarkan banyak kata2 dari Mama dan aq bisa segera bersembunyi di kamarku. Dan benar saja, Mama melarangku utk pergi 9 g benar2 mengatakan seperti itu, tapi intinya melarangku).Dan malam itu aq hanya bias menangis dalam diam.
Setiap pembicaraanku dg Mamaku, selalu ada perbedaan pandangan di antara kami. Terutama jika tentang masa depanku di pekerjaan. Aq ingin bekerja di Korea,,yupz,,memang sebagai TKW,,tapi banyak alas an mengapa aq menginginkannya. Materi bukanlah alas an yang utama,,,tapi aq ingin belajar mandiri. Menantang diriku sendiri untuk hidup di negeri orang, menguji keimananku sebagai seorang muslim di Negara yg mayoritas penduduknya non-Muslim. Bisa saja aq memilih Negara lain, hanya kebetulan saja aq sedikit menguasai bahasa Korea dan disana ada pekerjaan. Bisa juga aq ke Korea untuk belajar, dan kebetulan kesempatan yg duluan ada adalah utk mendaftar pekerjaan disana. Tapi, lagi-lagi alasanku itu tak bias aq bicarakan dengan ortuQ,,karena aq sudah tau yg akan aq terima hanyalah larangan2 dan harapan2 mereka (terutama Mama) utk bekerja di dekat rumah saja (kalo bias jadi PNS, padahal itu adalah salah satu pekerjaan yg aq hindari !).
Dan akhirnya,keesokannya aq tetap nekat pergi ke Solo. Pikiranku adalah EPS-TOPIK hanya diadakan satu tahun sekali, dan ini toh hanyalah daftar tes, bukan benar2 daftar pekerjaan di Korea. Mungkin aq adalah anak yg durhaka, karena tak mendengar apa kata Mama, tapi aq hanya ingin mengambil apa yg ada di hadapanku,,semoga langkahku ini benar,,